RSS

Jakarta Be A Diplomatic City of ASEAN

04 Sep

Asia Tenggara merupakan suatu kawasan tempat berdirinya negara – negara anggota ASEAN. ASEAN yang dibentuk dari Deklarasi Bangkok ini berkedudukan di Jakarta, Indonesia. Indonesia sebagai salah satu negara pelopor terbentuknya ASEAN. Pada KTT ASEAN ke – 1 negara – negara ASEAN menyepakati kedudukan ibu kota ASEAN terletak di Jakarta, Indonesia. Jakarta menjadi ibu kota ASEAN yang tentunya sebagai tempat sekretariat ASEAN. Indonesia mendapat kepercayaan dari negara – negara anggota ASEAN untuk menjadi pusat sekretariat ASEAN. Dalam hal ini Indonesia sebagai diplomatic city of ASEAN karena Indonesia sebagai penghubung diplomasi negara – negara di ASEAN. Hal ini tentunya menjadi suatu kebanggaan bagi Indonesia khususnya Jakarta.  Dari sekian banyak kota di negara – negara ASEAN, Jakarta terpilih sebagai pusat kegiatan ASEAN.

Terpilihnya Jakarta sebagai pusat sekretariat ASEAN tentunya bukan tanpa pertimbangan. Beberapa pertimbangan Jakarta dijadikan ibu kota ASEAN adalah letak Indonesia yang strategis menjadi suatu pertimbangan untuk dijadikan pusat sekretariat ASEAN. Dari dulu Indonesia merupakan negara yang dilintasi untuk perdagangan internasional karena letaknya strategis. Alasan yang sama pun menempatkan Indonesia sebagai pusat sekretariat ASEAN. Indonesia memiliki banyak kota, tapi Jakarta lah yang terpilih sebagai ibu kota ASEAN. Tentunya karena Jakarta adalah ibu kota Indonesia. Sebagai ibu kota negara Indonesia, Jakarta mendapatkan akses yang sangat mudah dijangaku. Pusat pemerintahan yang terletak di Jakarta, memudahkan untuk melaksanakan kegiatan dan urusan politik luar negeri dan diplomatik akan lebih mudah untuk dilaksanakan. Selain itu, penempatan sekretariat ASEAN di Jakarta karena peran Indonesia di ASEAN cukup besar. Indonesia sebagai salah satu negara pelopor tebentuknya ASEAN. Indonesia banyak membantu negara – negara lain dalam penyelesaian permasalahannya bahkan menjadi penengah konflik untuk negara – negara ASEAN yang berkonflik. Indonesia membantu Kamboja dalam mencapai kemerdekaannya, begitupun dengan Myanmar yang mencoba untuk demokratisasi dengan sistem politik. Sistem politik di Indonesia memang kompleks, tapi untuk hubungan politik luar negeri Indonesia cukup baik dan stabil. Maka dari itu Jakarta sebagai ibu kota Indonesia dijadikan sebagai ibu kota ASEAN. Karena politik yang seimbang akan mendorong hubungan diplomatik regional ASEAN pun akan baik. Tak hanya itu, Indonesia pun memberikan kontribusi bagi kerjasama – kerjasama yang telah dan akan dibentuk di ASEAN.

Kedudukan Jakarta sebagai ibu kota ASEAN, maka akan menimbulkan dampak baik positif maupun negatif terhadap Jakarta maupun Indonesia. Banyak sekali dampak positif yang dapat diambil dari kedudukan Jakarta sebagai kota diplomasi di ASEAN yaitu dapat mengenalkan Jakarta dan Indonesia kepada ASEAN maupun internasional. Negara – negara lain tentunya akan lebih mengenal Jakarta dan Indonesia. Sebagai pusat diplomasi, tidak jarang Jakarta dijadikan tempat pertemuan bagi para delegasi negara ASEAN. Bahkan tidak jarang di sela – sela pertemuan tersebut disajikan penampilan tradisional dari Indonesia juga dijamu makanan tradisional Indonesia. Dengan demikian, memperkenalkan kebudayaan Indonesia kepada ASEAN. Sehingga budaya dan makanan tradisional Indonesia diketahui dan dikenal oleh negara lain. Dengan adanya kunjungan dari luar negeri ke Indonesia dan Jakarta dapat lebih mengenal sejarah dan tempat – tempat bersejarah di Jakarta. Dengan banyaknya kunjungan para delegasi luar negeri ke Indonesia khusunya Jakarta maka akan meningkatkan perekonomian negara maupun daerah. Karena banyak pendapatan yang masuk. Banyaknya kunjungan ini pula dapat meningkatkan hubungan diplomatik Indonesia dengan  negara  – negara lain sehingga tercipta hubungan internasional yang baik. Pembangunan di Jakarta pun akan baik, karena sebagai ibu kota ASEAN tentunya tidak ingin Jakarta terlihat biasa saja. Hal ini akan mendorong aktivitas pembangunan di Jakarta yang tentunya akan berdampak baik pada masyarkat dan pembangunan Jakarta sendiri.

Di lain hal, penempatan Jakarta sebagai ibu kota ASEAN pun menimbulkan dampak negatif bagi Indonesia dan Jakarta. Seperti, munculnya kesenjangan akibat pembangunan yang tidak merata karena pembangunan cenderung dilakukan di daerah – daerah pusat. Sehingga menyebabkan pembangunan pesat hanya terjadi di pusat – pusat pemerintahan saja sedangkan daerah lain masih tertinggal. Ini jelas dapat menimbulkan kesenjangan di Jakarta. Namun, kini Jakarta mulai melakukan pembangunan di daerah – daerah tertentu untuk pemerataan pembangunan dan mempersempit kesenjangan. Kunjungan pejabat luar negeri ke Jakarta tidak jarang memerlukan protokoler negara sehingga beberapa ruas jalan harus disterilkan. Hal ini dapat menimbulkan kemacetan. Kemacetan ini akan menghambat sebagian warga Jakarta dalam melaksanakan aktivitasnya. Sehingga perlu adanya upaya untuk membenahi supaya keduanya dapat berjalan dengan baik.

Sebagai sekretariat pusat ASEAN, tentunya Jakarta harus mempunyai kesiapan dalam melaksanakan tugas ini. Kesiapan yang harus dilakukan Jakarta sebagai ibu kota ASEAN adalah membangun infrastruktur. Pembangunan infratsruktur sangat diperlukan guna menunjang kegiatan operasional kesekretariatan ASEAN di Jakarta maupun saat akan ada kunjungan atau pertemuan ASEAN. Di bawah naungan Kementerian Luar Negeri, tentunya harus mempersiapkan pegawai – pegawai yang nantinya akan bekerja untuk sekretariat ASEAN. Kesiapan secara sosial, politik dan ekonomi pun perlu dilakukan. Kesiapan sosial masyarakat dengan pembangunan pesat. Masyarakat harus mampu mengikuti arah pembangunan supaya tidak ada ketimpangan yang besar. Sebagai ibu kota ASEAN, tentunya Jakarta harus membangun itu. Begitupun dengan politik dan ekonomi. Kestabilan politik dalam negeri harus dijaga supaya dapat menjaga hubungan diplomatik dan politik di ASEAN. Kesiapan ini harus dipersiapkan oleh Jakarta supaya sekretariat ASEAN yang berpusat di Jakarta ini dapat menjadi barometer hubungan internasional. Sehingga kontribusi Indonesia dalam menjaga hubungan diplomatik dapat dipercayai negara – negara tidak hanya ASEAN tetapi juga internasional.

Pusat ASEAN di Jakarta, menjadikan Jakarta sebagai diplomatic city of ASEAN. Indonesia mempunyai peran besar dalam menjaga hubungan diplomatik negara – negara ASEAN. Suatu kebanggaan bagi Indonesia dapat dipercaya menjadi pusat sekretariat ASEAN yang menempatkan Jakarta sebagai ibu kota ASEAN. Diharapkan dengan pusat sekretariat ASEAN yang berada di Jakarta ini, Indonesia dapat menjadi penyeimbang bagi negara – negara ASEAN serta meningkatkan perannya di ASEAN bahkan internasional guna menjaga hubungan diplomatik dengan negara – negara lain.   

 
Leave a comment

Posted by on September 4, 2013 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: